Pawai Islami dan Cosplay Ulama dari Bahan Daur Ulang Meriahkan Hari Santri 2026 di MINU Kh. Mukmin Sidoarjo
Semangat Hari Santri Nasional di MINU KH Mukmin
Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, MINU KH Mukmin mengadakan pawai Islami dan cosplay para ulama. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para murid untuk merayakan semangat santri sekaligus menampilkan kreativitas. Beragam penampilan dari beberapa kelas memeriahkan pawai, dengan pesan bahwa peringatan hari besar dapat dirayakan secara edukatif dan peduli lingkungan.

Kreativitas dari Barang yang Digunakan Kembali
Para murid dan guru memanfaatkan bahan bekas untuk membuat media pawai serta kostum. Dalam cosplay ulama, murid mengenakan busana yang dirancang dari bahan daur ulang, seperti sarung dari tutup botol, baju dari kantong plastik, dan kostum berbahan karung. Berbagai bahan lain juga diolah menjadi aksesori maupun hiasan pawai.
Karya-karya tersebut menunjukkan bahwa barang yang kerap dianggap tidak terpakai masih bisa memiliki nilai guna ketika diolah dengan ide kreatif. Proses menyiapkan media dan kostum juga mengajak murid bekerja sama, berkreasi, serta memahami pentingnya mengurangi sampah. Penampilan para peserta pun menjadi sarana untuk menyampaikan pesan tentang penggunaan kembali bahan di sekitar mereka.

Membiasakan Langkah Kecil untuk Lingkungan
Selain mengusung bahan daur ulang, kegiatan ini juga mengajak peserta membawa tumbler. Kebiasaan menggunakan botol minum sendiri dapat membantu mengurangi penggunaan wadah sekali pakai. Langkah sederhana ini diharapkan dapat diterapkan tidak hanya selama acara, tetapi juga dalam kegiatan sehari-hari di sekolah maupun di rumah.
Melalui pawai Islami dan cosplay ulama, MINU KH Mukmin berharap para murid semakin mengenal nilai-nilai keteladanan, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan. Semoga semangat untuk menjaga kebersihan, memilah serta memanfaatkan kembali barang, dan mengurangi sampah terus tumbuh. Perayaan Hari Santri Nasional pun menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan bersama-sama.



