Site icon MINU KH MUKMIN

Peringati Maulid Nabi 1448 H, MINU KH. Mukmin Sidoarjo Tanamkan Akhlak Rasulullah untuk Saling Menghargai antar Sesama

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M, Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) KH. Mukmin Sidoarjo menggelar kegiatan keagamaan meriah yang dipadukan dengan aksi sosial, saling menghargai dan kepedulian lingkungan pada Senin (24/8/2026). Acara yang berlangsung di lingkungan madrasah ini mengusung tema “Sholawat Menyatukan Hati, Akhlak Rasul Mengajarkan Saling Menghargai”.

​Peringatan Maulid Nabi tahun ini dikemas secara edukatif, interaktif, dan aplikatif. Langkah ini diambil untuk menanamkan rasa cinta sholawat serta mengajak para siswa meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari sejak usia dini.

​Rangkaian acara yang dimulai sejak pagi hari diawali dengan Opening Ceremony, Pembacaan Ayat Suci Al Quran. Acara inti pembacaan Diba dan gema pembacaan selawat yang dibawakan secara khidmat kolaborasi antara grup Banjari MINU KH. Mukmin dan Secangkir Sholawat asal Sidoarjo. Lantunan selawat yang merdu membawa suasana khusyuk dan penuh keberkahan bagi seluruh siswa, guru, serta warga madrasah. Para siswa juga sangat antusias melantunkan selawat secara serempak.

​Suasana peringatan makin semarak dan interaktif dengan hadirnya persembahan mendongeng (storytelling) yang dibawakan oleh alumni MINU KH. Mukmin lulusan tahun 2023, Ananda Edgina Ivena Wartono. (Vena). Lewat penyampaian kisah yang ceria dan penuh pesan moral, Ananda Vena membawakan dongeng berjudul ‘Nabi Muhammad dan Zaid bin Haritsah’.

​Melalui kisah tersebut, para siswa diajak untuk lebih mendalami serta mengamalkan nilai-nilai kasih sayang, kesetaraan, dan saling menghargai antarsesama sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.

Kepala MINU KH. Mukmin Sidoarjo, Hj. Anis Faridah, M.Pd., menegaskan bahwa selain menguatkan saling menyayangi dan menghargai antar sesama pihak madrasah juga ingin memberikan pengalaman nyata (learning by doing) bagi para siswa dalam bersedekah, bukan sekadar imbauan secara lisan.

​”Alhamdulillahirabbilalamin, hari ini kami memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengajak anak-anak membaca selawat dan bersedekah. Semua warga madrasah, Bapak dan Ibu guru, serta siswa-siswi, hari ini mengeluarkan sedekah yang nanti akan kita bagikan bersama untuk siswa-siswi, guru, dan warga di sekitar madrasah,” ujar Hj. Anis Faridah.

​Menariknya, kegiatan berbagi ini juga dipadukan dengan ajakan menjaga kelestarian alam. Pihak madrasah secara khusus mengimbau para wali murid dan guru yang membawa makanan bersedekah agar memperhatikan aspek ramah lingkungan.

​”Selain dengan sesama dan orang yang lebih tua, kami juga membangun kesadaran untuk menyayangi lingkungan sekitar. Hari ini kami menanamkan kepada seluruh wali murid agar makanan yang dibawa tetap ramah lingkungan. Tempat yang digunakan seminimal mungkin menggunakan plastik yang sulit diurai mikroorganisme agar tidak mencemari lingkungan. Harapannya, makanan yang diberikan tetap sehat, bergizi, dan ramah lingkungan,” jelasnya.

​Makanan yang dikumpulkan dari partisipasi wali murid dan guru tersebut kemudian ditata dan dibagikan kembali kepada siswa, guru, serta warga di sekitar lingkungan madrasah. Anak-anak diajak langsung untuk menyerahkan makanan tersebut sebagai pendidikan karakter secara nyata.

​Melalui perpaduan antara ibadah ritual, aksi sosial, dan kepedulian lingkungan ini, pihak madrasah berharap para siswa mampu mengimplementasikan karakter ramah, santun, dan saling menyayangi antarsesama.

​Nilai-nilai tersebut merupakan bagian dari ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) yang menjadi fondasi utama pendidikan di MINU KH. Mukmin Sidoarjo, sehingga mencetak generasi yang tak hanya taat beragama tetapi juga memiliki rasa kepedulian sosial dan lingkungan yang tinggi. (Tim Media MINU KH. Mukmin Sidoarjo)

Exit mobile version